Rabu, 01 April 2009

belajar bahasa


Hampir semua orang saat ini sangat berkeinginan untuk bisa menguasai bahasa asing, khususnya bahasa inggris, yah..masuk aja di akal karena dunia kian sempit dan dekat jaraknya, tapi ada yang harus kita simak baik-baik tentang ragam bahasa, ada lebih dari 500 macam bahasa diseluruh dunia, di Indonesia saja ada lebih dari 100 macam bahasa yang dalam kategori bahasa local, ok..kesukaan atau kepentingan akan belajar menguasai suatu bahasa adalah hak masing masing orang, namun keterbatasan waktu, jarak dan ruang tentu akan membantu kita memilih bahasa dalam skala prioritas, nah untuk itu sangat saya sarankan pandai pandailah memilih bahasa yg saudara perlukan dan saudara pun suka atau bisa menikmatinya, ini bisa dpertimbangkan sense of philosophy suatu bahasa atau juga karena history dipakainya suatu bahasa, atau juga mungkin kita pernah mendengar suatu bahasa diucapkan orang dan kita menikmatinya walau tak tahu arrtinya, atau karena kita punya girl/ boy friend dari bangsa lain, atau kita bercita cita untuk dpt travelling kesuatu negara dimana suatu bahasa diucapkan atau juga karena tuntutan study, dorongan keluarga, clan ataupun teman dan saingan kita, and bisa juga karena target bisnis kita, oleh karenanya kita mesti selektif dalam bahasa yang akan kita upayakan untuk dapatnya kita berbahasa akan suatu bahasa, hmmmm agar saudara ketahui saja ini bukan saran yg terlalu ilmiah sih..tapi berdasarkan pengalaman kami, upaya ini lebih efektif dan murah dan asik setidaknya bagi kami, hehehehehehe... mulailah dengan menghafalkan syair lagu suatu bahasa yg sdg akan kita pelajari, sering sering mengucapkannya dengan keras dengan atau tanpa nada. Agar dapat menjadi banyak serie..... saya cukupkan aja dulu sampai disini and selamat menikmati hehehehehe.

Love expression in a perspective of education (a study of learning stimulation)


April 1, 2009 at the cafeteria of

Magister Study Pembangunan,

Pasca Sarjana, FISIP, USU, Medan

It was at the very early morning when I was with two of my best friends, Prof Marlon Sihombing and Prof Baddarudin Rangkuti. We just made a friendly chatting about how to stimulate university students to enjoy the lessons, research and be skillful for the learned lessons. As we know now the spirit of learning among our students are still far away of the needs they have to possess. There are many reasons about this matter, the economic matter, the hi-tech development, the short knowledge to face the future and so on. As the expert of sociology, Prof Baddaruddin told us that we have to know that our students still have the doubt what are they going to do and to be. The pattern of life is now so complex, until we can see now almost young men or women do not have strong determination about life pattern which they should take. More often the ideas and inspirations came from the life-style directed by some movies on television and also the up to date trend done by some celebs. In a world of leading competition to attract the society to do, to buy and to have, it will be a part of our participation as educators to save the mind of our youth. We cannot let them enjoying all offered by the multi-media entertainment, we must also give them things needed to bring for their future. But the problem now as it was told by the expert of state administration, Prof Marlon, how to attract their interests? Can we win this different level competition ? of course the things offered by the television for instance will be more effective and interesting, so what should we do then?

Having cups of black coffee, served by the MSP adm, I just tried to tell them one not funny story about love. In a love story of a man and a woman, usually we see that a woman tends to ask more that a man, and it’s often done by asking many many times the similar questions such as..”Honey, Do you love me…?”, ..”Don’t you miss me today?”, “What do you feel about me now, dear..?”. The man usually does not give direct response, even, sometimes get insulted and angry because of such silly questions, It might be because in men perspective, his attendance beside or near his lover or the woman actually must have shown her how much the man loves his lover… Once I have ever asked a man about this, you know what his answer was… actually in this life we don’t need the uttering wether we love or not, what we want is just the attitude or behavior to love or not to love, simply it might be often found in a banner the saying such as NATO, No Action Talk Only is Useless. I know that our this morning conversation is simple but I believe more that as the experts, both of my best friends are having new ideas in their head now because I saw them smiling while finishing the last drop of their coffee and starting to do our job in our own departments. I my self still remember my past love-story how I loved and to be loved….hmm just smile. Is love also an educational stimulating?.. American people said “Big deal!" Have a nice day fellows…

Sabtu, 14 Maret 2009

SHE'S GONE 2


She's gone...

Dulu kita berduaan, saling menyaksikan kini kau tiada
tinggal ku sengsara…hujan renai semalaman
tidak kuhiraukan, namun ku terdengar beduk bersahutan
gerimis pun reda angin syahdu bawa berita
kau telah tiada lagi pulang kehadiratNYA.
tiada dapat kulihat dan dengar lagi wajah
dan kata terakhirmu... kumeratap pilu............

segalanya bagaikan impian yang ternyata
kita benar... keteguhan cinta suci abadi
semuanya segera mendapat mimpi indah
kita berdua menuju gemilang asmara...asmara

kiranya ku diberi sehari bersamamu kaupun buka kembali hatiku, kiranya kudiam tak meninggalkan
dirimu sendiri tak mungkin khan begini... menyesali kesalahanku, namun rindu perasaanku selalu hu hu hu
kau didalam emosi ini dan perasaanku seolah tak mengerti
kau didalam emosi ini.....terbaring menangis ku mengenangkan mu kiranya ku kembali. sambutlah diriku peluklah daku
ampunilah diriku……

gerimis pun reda angin syahdu bawa berita kau telah tiada lagi pulang kehadratNya tiada dapat kulihat dan dengar lagi wajah dan kata terakhirmu kumeratap pilu............

to my special one, Nenek Andungku sayang...

HJ NURMAWA PULUNGAN in heaven, rest in peace...

(these song clips popularized by Sheila Majid and rewritten by Zul dedicated to his Grandma, Hj Nurmawa Pulungan or Nenek Andungnya yang tersayang, March 2, 2009)

For her living since I was born up to now he was nowhere and no more,
Ikhlas Ompung….ikhlas….ikhlas……
You, your spirit, your attitude, your words, your wise-words, all of your advices insya Allah will always be stated in me, deep in my heart, just wait…till I shall be with you again one day,
We shall always miss you…
Allahummagfirlaha warhamha wa’fuanha…..

Your grandson, Izul and all.

Surely, for Allah was what he took, and for Him is what He gave, and with Him there is a time appointed for everyone. So be patient and be rewarded. (Bukhori & Muslim)

SHE'S GONE


Pada hari Senin pagi tanggal 2 Februari 2009 pukul 01.20
di Bandung telah berpulang ke Rahmatullah dengan tenang
Nenek (Ompung Boru), Ibu, Ibu Mertua,
Nantulang kami yang tercinta dan terkasih,

Hj Nurmawa Pulungan bt Raja Gandoan Pulungan.

Semoga almarhumah diterima seluruh amalnya serta diberi tempat yang baik disisi Allah SWT yang Maha Kuasa.
Mohon keikhlasan hati anda semua untuk berkenan memaafkan segala kekhilafan Almarhumah semasa hayatnya.
Atas kesediaan anda semua memberi maaf serta memanjatkan do’a bagi Almarhumah, kami seluruh keluarga yang ditinggalkan menghaturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya.
Semoga amal shaleh anda semua mendapat limpahan rahmat dan pahala dari Allah SWT Yang Maha Kuasa, yang Maha Mendengar
dan Maha Mengetahui.

Kami yang berduka cita :
Anak-anak dan menantu:

- Fachruddin Harahap, SmHk & keluarga (Medan)
- Hj. Dahlia Harahap, BA & H. Bambang Setiono sekeluarga (Surabaya)
- (Alm) Dr H. Rusli Efendi Harahap & Drg Hj. Rita Agustina Lubis sekeluarga (Panyabungan)
- Drg. Hj. Nurhayati Harahap & Dr H. Mansur Sinuhaji karo-karo sekeluarga (Medan)
- Todung Mulya Harahap & Nurhafni Tampubolon sekeluarga (Langsa)
- Hj. Dumasari Harahap & H. Harjunadi sekeluarga (Bandung)
- Drs H. M Arifin Harahap & Dr Hj. Suty Nasution, SpoG (Medan)

Cucu-cucu:
●DR Zulkarnain Sidabutar, SH, EdD●Dr Ade Surya Sinuhaji●Keluarga Sri Mulyani Harahap
●Keluarga Aulia Rachman Harahap●Keluarga Rohayani Harahap●Keluarga Nashrudin Setiawan Siregar, SE
●Keluarga Novi Harahap

●Leni Harahap ●Nirwan Arief Siregar●Herman Harahap ●Erli Harahap ●(alm) Haris Maulana Harahap ●Abd Rozak Harahap ●Imron Harahap ●Anggi Harahap ●Rosa Harahap ●Tya Nabila Harahap ●M Asrori Harahap ●Bukhori Sinuhaji●Khairunisa Sinuhaji●Aisya Ramadhani●Dewi Sinuhaji

Cicit-cicit:
●Taufiq Bhaskoro Sidabutar●Agung Pratama Siregar●Sakirah Harahap●Siti Harahap●dll.
With compliments and great respect I dedicate this Yasiin handbook (Translated in three languages: Arabic, Dutch and English) on behalf my only lovable and the very beautiful grandmother (for those who wishes to belong... can ask me at zulenglish@gmail.com )

Hj Nurmawa Pulungan bt Raja Gandoan Pulungan.

For her living since I was born up to now he was nowhere and no more,
Ikhlas Ompung….ikhlas….ikhlas……
You, your spirit, your attitude, your words, your wise-words, all of your advices insya Allah will always be stated in me, deep in my heart, just wait…till I shall be with you again one day,
We shall always miss you…
Allahummagfirlaha warhamha wa’fuanha…..
Teriring Sholawat dan Salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw.. beserta seluruh keluarga beliau..

Your grandson, Izul and all.
Surely, for Allah was what he took, and for Him is what He gave, and with Him there is a time appointed for everyone. So be patient and be rewarded. (Bukhori & Muslim)

Rabu, 25 Februari 2009

MOTIVATION 2

MOTIVATION II

BY ZUL

I don’t know, I still like reading some motivation phrases these days

Such as follows:

-Be what you are capable of becoming...Dr Zulkarnain..

-Apapun yang terjadi, jangan pernah kehilangan
pegangan atas dua tali kehidupan utama: Harapan dan Keyakinan...n.n..

-Tidak ada hal apapun yang paling baik atau buruk,
melainkan pemikiran yang menjadikannya demikian...W. Shakespeare..

-Sebelum anda mencoba Anda tidak tahu apa yang akan Anda lakukan...Dr Henry James..

-Ingat kebahagiaan tidak tergantung pada siapa
diri Anda atau apa yang Anda miliki, ini semata-mata
bergantung pada apa yang anda pikirkan...Dr Dale Carnegie..

-Harapkan kemenangan dan Anda membuat kemenangan
...Dr Preston Bradley..

-Dari segala hal yang Anda pakai,
ekspresi wajah andalah
yang paling penting...Dr Janet Lane..

-Spiritual force is stronger than any material
force that thought rule the world...Dr Zulkarnain..

-Orang yang tidak bisa melayani...
tidak bisa memerintah...Dr John Florint....

-Kalau Anda baik kepada orang lain maka
Anda paling baik kepada diri sendiri...Dr Luis L. Mann....

Senin, 23 Februari 2009

MOTIVATION

Sambil menunggu kehadiran para students saya yang terhormat dari fisip USU, di canteen Magister Studi Pembangunan, saya mencoba membolak balik beberapa halaman tulisan DR Jhon Maxwell: ada beberapa yg menarik hati saya pagi ini:

-Jika ada hal apapun yang lebih baik daripada dikasihi, itu adalah mengasihi.

-Kasihilah semua orang, Percayalah pada sedikit orang saja, dan Jangan lakukan kesalahan pada seorang pun juga.

-No man is an island..by John Donne

-Semakin kaya sahabat anda, semakin banyak biaya yang harus Anda keluarkan..by Elisabeth Marbury

-Jika anda ingin bertumbuh, tumbuhlah. Bergaullah dengan orang-orang yang telah mencapai sesuatu yang lebih dari yang anda capai dan tirulahpertumbuhan yang Anda inginkan....by John Maxwell

-Seorang sahabat dapat membantu anda hal-hal yang Anda tidak ingin ketahui...by Frances Word Weller

-Sedapat-dapatnya jadilah lebih bijaksana daripada orang lain, tetapi........janganlah menyuruh mereka melakukan hal yang sama....Lord Cestherfield

-kadang-kadang memenangkan suatu pertarungan berakibat lebih buruk daripada jika Anda kalah.....by Billie Holiday

Minggu, 01 Februari 2009

refresh


Dalam suatu acara pelatihan guru-guru berbakat di sebuah universitas belakangan ini, penulis mendapatkan sebuah pernyataan yang lumayan harus mulai direfresh kembali, baik untuk kami sendiri maupun untuk semua kawan-kawan guru, dosen atau tutor dalam memberikan pelayanan terbaik kepada siswa-siwa dan para mahasiswa kita yang kita cintai.


Pernyataan itu adalah: betapa sulitnya saat ini bagi beberapa kawan guru dalam mengajar, dimana kesulitan yang mereka katakan adalah anak-anak siswa kita ini sudah sulit diajar sekarang, banyak rewelnya lah atau terlalu kritis tanpa mau memikirkan efek dari kekritisan mereka tersebut kedepannya nanti. Bahkan sering tingkah laku dan cara respon anak-anak sekarang cenderung mematahkan teaching-plans yg sudah dipersiapkan.


Saya sih bukan manusia yang serba tahu, namun memang pernah lumayan banyak tahu situasi pengajaran, bmbingan dan pelatihan, jangan marah bila saya jadi teringat disuatu saat saya pernah nonton sebuah acara sirkus di kota Surabaya waktu itu. Saya benar-benar terkesima menyaksikan betapa pandai-pandai nya para binatang itu dalam melakukan ketrampilan bersirkus mereka, ada si monyet, si singa, si harimau, si beruang, si kuda, si gajah dan lain-lain. Dan yang juga sangat memukau saya adalah ketrampilan para animal tamer/ penjinak hewan/ pawangnya dalam menuntun mereka para binatang untuk trampil bersirkus, hmmm..mulai dari angkat tangan..bertepuk..kasih kode….menyalami sampai berakting dan bila telah selesai para binatang tersebut melakukan tugas mereka..sang pawang dengan sangat baik hatinya memberikan mereka permen atau makanan kecil kesukaan para binatang tersebut sebagai reward atau hadiah kali ya….well menurut saya sih ini adalah salah satu bentuk pelatihan, pembelajaran dan pendidikan lah bagi para binatang tersebut yang notabene mereka khan gak punya perasaan dan kemampuan berpikir layaknya manusia atau anak-anak siswa kita…wow dari mana mereka belajar melatih binatang-binatang tersebut?


Pake methode pedagogic kah atau…hehehehhehe bukannya nyinggung sih, tetapi seperti saya katakan diatas tadi refresh…..


Let’s refresh our knowledge with some innovative and up to date methods of teaching.


Metode mengajar yang seperti apakah yang paling efektif? Jawabannya tergantung pada anak-anak yang ada di kelas. Beberapa anak bisa dan suka sekali mendengarkan dan belajar. Sementara anak-anak yang lain lebih bisa belajar dengan cara langsung mempraktikkannya. Beberapa anak lainnya bisa belajar dengan baik melalui cara-cara mereka sendiri. Sementara ada anak-anak yang lain lagi yang perlu interaksi dalam kelompok supaya bisa belajar. Teknik mengajar berikut ini mungkin bisa memberi Anda ide-ide untuk memanfaatkan sumber-sumber di sekitar yang bisa Anda gunakan di kelas Anda.


Gunakan pendekatan aktif dan pasif secara bergantian. Misalnya, Anda bisa memulainya dengan "Brain Teasers" (pemanasan). Anda bisa memulai dengan pelan-pelan menyebutkan semua ciptaan Tuhan. Lanjutkan dengan cerita-cerita agamis di mana anak-anak mendengarkan dengan tenang dan menjawab pertanyaan. Anda bisa menggunakan permainan untuk membantu anak-anak mempelajari beberapa pesan moral hafalan. Pendekatan ini bisa dirancang terlebih dahulu dan membantu mencegah kebosanan.


Gunakan tempat terbuka. Anak-anak menyukai kegiatan di luar ruangan. Anda bisa mengajarkan tentang kehidupan pada zaman dunia ini dulu belum berbentuk seperti ini.
Bagi binatang yang tidak punya perasaan dan daya pikir selayak manusia saja bisa koq, mereka hanya mematuhi apa yang dilatih oleh pawang mereka, mereka bahkan tidak membantah…
Gunakan musik. Ajaklah pemain gitar, piano, atau keyboard untuk memimpin sebuah lagu ttg penghargaan yang akan membantu anak-anak mempelajari kembali pendidikan moral. Beranikan diri dan pimpinlah sendiri kegiatan ini.


Gunakan seni. Anak-anak senang mengekspresikan diri mereka sendiri. Pilihlah suatu kegiatan yang bisa mereka kerjakan sendiri atau yang membutuhkan sedikit pengawasan untuk membangun percaya diri mereka. Mereka bisa membuat suatu gambar yang menunjukkan apa yang telah mereka pelajari. Mereka bisa mewarnai gambar atau menulis kalimat indah yang bersifat hafalan di kertas tertentu dengan menggunakan tinta dan stik.


Gunakan pengulangan. Dengan memberi kesempatan mengulang, kita akan memberi kesempatan mereka untuk mengkaji ulang pemahaman mereka terdahulu.
Percayalah kawan..sedangkan binatang aja bisa diajari, masak sih manusia enggak….
Kalau tidak dapat otaknya..gunakan perasaannya kalau perasaannya juga enggak beres, gunakan perasaan kita untuk dapat memahaminya, maka insya Allah masih banyak cara dapat kita berikan pada mereka….


Selamat berefresh..